NAVIGASI MENU

Enam Kelurahan Keluar dari Zona Merah DBD

Sumber: Harian KOMPAS 10 September 2008

Jakarta, Kompas - Enam kelurahan di Jakarta Timur dinyatakan keluar dari zona merah kasus demam berdarah dengue atau DBD. Selama dua minggu berturut-turut di keenam kelurahan ini kegiatan pemberantasan sarang nyamuk terus digalakkan dan tidak ditemukan kasus DBD sehingga status daerah ini menjadi zona hijau.


Perubahan status ini menggembirakan mengingat dari 65 kelurahan di Jakarta Timur, masih 55 kelurahan dinyatakan sebagai zona kuning dan empat masuk kategori zona merah. Keenam kelurahan itu ialah Cibubur, Setu, Munjul, Pondok Ranggon, Lubang Buaya, dan Kelurahan Baru. Semua kelurahan ini terletak di bagian selatan Jakarta Timur, seperti Kecamatan Ciracas, Cipayung, dan Pasar Rebo.

Menurut Koordinator Pemberantasan Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Suku Dinas Kesehatan Masyarakat Jakarta Timur Alamsyah, Selasa (9/9), peningkatan status aman ini disebabkan oleh gerakan pemberantasan sarang nyamuk yang terus digalakkan dan jumlah penduduk yang tidak terlalu padat.

Faktor penunjang rendahnya kasus DBD ialah penduduk yang peduli kebersihan, permukiman yang belum padat, dan tempat penampungan air yang sedikit. Berdasarkan data Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, kasus DBD di Jakarta Timur hingga Agustus 2008 tercatat 7.868 kasus dan empat kasus di antaranya meninggal dunia.

Posisi tiga teratas kasus DBD di Jakarta Timur ditempati Kecamatan Duren Sawit (1.814 kasus), Cakung (1.433 kasus, 1 meninggal), dan Jatinegara (861 kasus). Kecamatan Pulo Gadung (791 kasus dan 1 meninggal), Kramat Jati (763 kasus), Matraman (570 kasus), Makasar (491 kasus, 2 meninggal), Cipayung (413 kasus), Ciracas (412 kasus), dan Pasar Rebo (320 kasus). (ARN)

0 komentar klik di sini: